Globalisasi, Budaya Jerman, dan Tantangan Identitas

Authors

  • Mawar Lija Sirait Universitas Negeri Medan Author
  • Nadine Yeremiani Lumban Gaol Universitas Negeri Medan Author
  • Ruth Eunike Gurning Universitas Negeri Medan Author

Keywords:

Identitas nasional, budaya Jerman, globalisasi, multikulturalisme, integrasi sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana globalisasi memengaruhi pembentukan, transformasi, dan keberlangsungan identitas nasional Jerman. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, penelitian ini menelaah dinamika historis, sosial, politik, dan budaya yang membentuk identitas nasional Jerman sejak penyatuan negara tahun 1871, pengalaman dua Perang Dunia, pembagian Jerman Timur dan Barat, hingga reunifikasi tahun 1990. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya, bahasa, filsafat, seni, serta tradisi masyarakat Jerman berperan penting dalam memperkuat identitas nasional sekaligus menjadi sarana diplomasi budaya di tingkat global. Globalisasi di satu sisi memperluas pengaruh Jerman melalui pendidikan, seni, teknologi, dan ekonomi, tetapi di sisi lain menimbulkan tantangan berupa homogenisasi budaya, dominasi budaya populer asing, serta kompleksitas sosial akibat meningkatnya arus migrasi. Fenomena multikulturalisme memperkaya keragaman budaya Jerman, namun juga menguji kohesi sosial dan menuntut redefinisi identitas nasional yang lebih inklusif dan berlandaskan nilai demokrasi, keadilan, serta toleransi. Upaya pelestarian identitas nasional dilakukan melalui pendidikan, pelestarian budaya, kebijakan integrasi sosial, serta diplomasi budaya yang berorientasi pada inklusivitas. Dengan demikian, identitas nasional Jerman dapat dipahami sebagai konstruksi historis yang dinamis, adaptif, dan terus bertransformasi dalam menghadapi tantangan globalisasi dan multikulturalisme.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anam, F. K., Ikhsan, M. A., Hanafi, Y., & Adzim, A. (2022). Internalisasi nilai karakter religius nasionalis untuk mencegah paham transnasional radikal di Indonesia dan Jerman. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 18(2), 181–193. https://doi.org/10.20414/transformasi.v18i2.5886

Asshiddiqi, A. R., Arviandi, F., Isnaini, R., Meilani, T., & Antonia, J. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Budaya Indonesia Serta Tantangan Dalam Mempertahankan Rasa Nasionalisme. JIIC: JURNAL INTELEK INSAN CENDIKIA, 1(10), 6866–6871.

Brown, P., Lauder, H., Ashton, D., Yingje, W., & Vincent-Lancrin, S. (2008). Education, Globalisation and the Future of the Knowledge Economy. European Educational Research Journal, 7(2), 131–156. https://doi.org/10.2304/eerj.2008.7.2.131

Fleischmann, F., & Phalet, K. (2018). Religion and National Identification in Europe: Comparing Muslim Youth in Belgium, England, Germany, the Netherlands, and Sweden. Journal of Cross-Cultural Psychology, 49(1), 44–61. https://doi.org/10.1177/0022022117741988

Gaskarth, J., & Oppermann, K. (2021). Clashing Traditions: German Foreign Policy in a New Era. International Studies Perspectives, 22(1), 84–105. https://doi.org/10.1093/isp/ekz017

Göpffarth, J. (2020). Rethinking the German nation as German Dasein: Intellectuals and Heidegger’s philosophy in contemporary German New Right nationalism. Journal of Political Ideologies, 25(3), 248–273. https://doi.org/10.1080/13569317.2020.1773068

Jasilionis, D., Van Raalte, A. A., Klüsener, S., & Grigoriev, P. (2023). The underwhelming German life expectancy. European Journal of Epidemiology, 38(8), 839–850. https://doi.org/10.1007/s10654-023-00995-5

Juang, L. P., Schwarzenthal, M., & Schachner, M. K. (2024). Heritage culture and national identity trajectories: Relations to classroom cultural diversity climate and socioemotional adjustment for adolescents of immigrant descent. Zeitschrift Für Erziehungswissenschaft, 27(1), 63–87. https://doi.org/10.1007/s11618-023-01204-5

Malik, R. S. (2018). EDUCATIONAL CHALLENGES IN 21ST CENTURY AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT. Journal of Sustainable Development Education and Research, 2(1), 9. https://doi.org/10.17509/jsder.v2i1.12266

Moffitt, U., Juang, L. P., & Syed, M. (2018). Being both German and Other: Narratives of contested national identity among white and Turkish German young adults. British Journal of Social Psychology, 57(4), 878–896. https://doi.org/10.1111/bjso.12268

Rahman, A. (2020). Cagar Budaya Dan Memori Kolektif: Membangun Kesadaran Sejarah Masyarakat Lokal Berbasis Peninggalan Cagar Budaya Di Aceh Bagian Timur. MOZAIK HUMANIORA, 20(1), 12. https://doi.org/10.20473/mozaik.v20i1.15346

Shao, D. (2020). Beethoven as “Paradigmatic Socialist Warrior”: The Reception and Performance of Classical Music in the GDR.

Zega, A., Siahaan, C., Sitinjak, M., & Manurung, V. D. O. (2025). Integrasi Bangsa Indonesia dalam Perspektif Budaya Jerman: Sebuah Kajian Perbandingan. MAERIFA: Multidisciplinary Research for Academia, 1(1), 1–9.

Published

2025-09-30

How to Cite

Globalisasi, Budaya Jerman, dan Tantangan Identitas. (2025). MAERIFA: Multidisciplinary Research for Academia, 1(1), 35-43. https://journalmaerifa.com/maerifa/article/view/15